Kitab-kitab Karya dan Tulisan Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan

Kitab-kitab Karya dan Tulisan Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan :

1. al-Matnu as-Syarif (Panduan fikih ibadah), selesai pada hari Rabu 17 Raja 1299 H. cetakan Maktabah Musthafa al-Babi al-Halabi Mesir, tahun 1934 M. / 1353 H. No. 550, ditashih dan di terjemah dg makna jawa pegon oleh KH. Ahmad Qusyairi bin Shidiq Pasuruan. Dan juga dicetak oleh Maktabah Kholid bin Ahmad bin Nabhan Surabaya, di terjemah dg makna pegon berbahasa madura oleh KHR Abdul Majid Tamim, di tulis oleh Habib Idrus bin Hasan al-Khirid pada tahun 1409 H.

2. as-Silah fi Bayan al-Nikah (panduan nikah), disalin oleh KH. Ahmad Qusyairi bin Shidiq Pasuruan. (Manuskrip), dan di cetak di surabaya.

3. Rotib Syaikhona Kholil, disebarkan dalam bentuk selebaran oleh KH. Kholil bin KH. Moh Yasin Kepang pada tahun 28/9/1404 H. dan di cetak ulang oleh Lajnah Turots Ilmy Syaikhona Muhammad Kholil pada tahun 2019 dan 2020.

4. Isti’dad al-Maut (panduan fikih jenazah), bertahun 3 Dz. Qa’dah 1309 H. Disalin dan dicetak oleh Lajnah Turots pada tahun 2019 M.

5. Taqrirat Nuzhah Thullab (Kaedah I’rob, gramatika arab), bertahun 1315 H. Disalin dan dicetak oleh Lajnah Turots pada tahun 2019 M.

6. al-Bina’ Dhimna Tadrib wa Mumārasah (ilmu sharaf), bertahun 3/10/1309 H. Disalin dan dicetak oleh Lajnah Turots pada tahun 2020 M.

7. Taqrirat Matn al-Izzi (ilmu sharaf), bertahun 1309 H. Disalin dan dicetak oleh Lajnah Turots pada tahun 2020.

8. Tafsir al-Khalil (Terjemah lengkap Al-Qur’an dg makna Jawa pegon dan catatan pinggir), bertahun 1320 H.

9. Muktasahar Fiqh Ibadah, lengkap dengan makna Jawa pegon, bertahun 13 Ramadhan 1308 H.

10. Buku Khutbah (memuat satu khutbah Jum’at, dan dua khutbah untuk dua hari raya), bertahun Jum’at 19 Ramadhan 1323 H.

11. Buku Dzikir dan Wiridan, bertahun Ramadhan 1323 H.

12. al-‘Awāmil, makna pego Jawa dan taqrir (Nahwu tingkat dasar), bertahun 1309 H.

13. Taqrirat Matn al-Ajurrumiyah dan makna pego Jawa (Nahwu tingkat dasar), bertahun 1309 H.

14. Taqrirat Alfiyah dan makna pego Jawa (nahwu tingkat lanjutan), bertahun Malam Senin Dz. Qa’dah 1311 H. (Ditemukan di Dzurriyah KH. Rawi Mancengan Bangkalan).

15. Taqrirat Alfiyah dan makna pego Jawa, bertahun 3 Ramadhan 1314 H. (Ditemukan di Dzurriyah KH. Nawawi Mlonggo Jepara).

16. Jauharah al-Tauhid dan makna pego Jawa (ilmu tauhid).

17. Bad-u al-Amāli dan makna pego Jawa.

18. Kitab Wasiat bi Taqwa Allah, dan makna pego Jawa, bertahun 1308 H.

19. Maulid al-Barzanji dan makna.

20. Qashidah Hubbi li Sayyidana Muhammad dan makna, bertahun 1309 H.

21. Taqrirat Nazham al-Jazariyyah (ilmu tajwid), bertahun 1314 H.

Yang bertanggung jawab atas keterangan ini: Lajnah Turots Ilmy Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan.

turots.id

turots.id

Related Posts

Mengunjungi Lajnah Turots, Sayyid Basim: Kakek Saya Berteman dengan Syaikh Kholil

Lajnah Turots Ilmi Syaikhona Muhammad Kholil dikunjungi oleh Dr. Sayyid Basim bin Abdullah Al-Atthos dari Madinah Al Munawwarah. Beliau disambut oleh Ketua Lajnah, Lora Usman Hasan di Kantor Lajnah di komplek Pesarean Syaikhona Muhammad Kholil Martajasah, serta didampingi oleh Ketua Aswaja Center Jawa Timur, KH. Ma’ruf Khozin. Sayyid Basim bertanya banyak tentang Syaikhona Muhammad Kholil, khususnya tentang hubungan Syaikhona dengan saadah Alawiyah.

Bertamu Ke Lajnah Turots, Balitbang Kemenag RI Berharap Ada MoU

Kepada peneliti Balitbang Kemenag itu Lora Utsman menginformasikan sekitar 32 manuskrip karya Syaikhona Muhammad Kholil. Jumlah itu jauh lebih banyak dari temuan yang dilakukan peneliti Balitbang beberapa tahun sebelumnya yang hasilnya dikodifikasi dalam buku kalatog Naskah Keagamaan Madura.

Mengunjungi Lajnah Turots, Sayyid Basim: Kakek Saya Berteman dengan Syaikh Kholil

Lajnah Turots Ilmi Syaikhona Muhammad Kholil dikunjungi oleh Dr. Sayyid Basim bin Abdullah Al-Atthos dari Madinah Al Munawwarah. Beliau disambut oleh Ketua Lajnah, Lora Usman Hasan di Kantor Lajnah di komplek Pesarean Syaikhona Muhammad Kholil Martajasah, serta didampingi oleh Ketua Aswaja Center Jawa Timur, KH. Ma’ruf Khozin. Sayyid Basim bertanya banyak tentang Syaikhona Muhammad Kholil, khususnya tentang hubungan Syaikhona dengan saadah Alawiyah.

Bertamu Ke Lajnah Turots, Balitbang Kemenag RI Berharap Ada MoU

Kepada peneliti Balitbang Kemenag itu Lora Utsman menginformasikan sekitar 32 manuskrip karya Syaikhona Muhammad Kholil. Jumlah itu jauh lebih banyak dari temuan yang dilakukan peneliti Balitbang beberapa tahun sebelumnya yang hasilnya dikodifikasi dalam buku kalatog Naskah Keagamaan Madura.