Manuskrip Ini Menjelaskan Tempat & Tanggal Lahir Syaikhona Kholil Bangkalan

Setidaknya sudah ada lima judul buku yang telah lama terpublikasi. Tulisan yang menjelaskan tentang keterangan waktu kelahiran Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan Madura, kelimanya menampilkan keterangan dengan versi yang berbeda-beda.

Pertama, ditulis oleh Saifur Rachman dalam buku “Biografi dan Karomah Kiai Kholil Bangkalan, Surat Kepada Anjing Hitam”, Syaikhona Kholil dilahirkan di Bangkalan pada hari Ahad Pahing, 11 Jumadi-l-akhir 1235 H. bertepatan dengan 14 Maret 1820 M.

Kedua, Mokh. Syaiful Bakhri dalam buku “Syaichona Cholil Bangkalan, Ulama Legendaris dari Madura”, dijelaskan bahwa Syaikhona Kholil dilahirkan di Bangkalan pada hari Selasa, 11 Jumadi-l-tsaniyah 1235 H.

Ketiga, dalam buku yang berjudul “KH. M. Kholil Bangkalan, Biografi Singkat 1820-1923”, karya Muhammad Rifai (2010:21) menjelaskan Kiai Kholil Bangkalan lahir pada Selasa, 11 Jumadil Akhir 1225 H, bertepatan dengan tahun 1835 M.

Keempat, Abdul Rozaki dalam tulisannya yang berjudul “Asketisme Transformatif Kiai Khalil Bangkalan” menyebut angka 1819-1925 sebagai tahun kelahiran dan wafatnya Syaikhona Kholil Bangkalan. Tulisan ini pernah dimuat di Majalah “Tashwirul Afkar”, edisi no. 28 th 2009.

Kelima, KH. Mahfudz Hadi Pengasuh Ponpes Al-Hidayah, Jangkebuan, Bangkalan, dalam bukunya yang berjudul “Berjuang di Tengah Gelombang, Biografi dan Perjuangan Syaikhona Muhammad Kholil bin Abdul Latif, Bangkalan, Madura”. Beliau menyebutkan bahwa Syaikhona Kholil Bangkalan dilahirkan di Desa Langgundih (sekarang: Desa Kramat), Ujung Piring, Bangkalan, pada pukul 10.00 WIB, hari Selasa, tanggal 11 Jumadi-l-akhir 1252 H (20 September 1834 M).

Dari lima versi tahun yang berbeda itu, mana yang paling akurat? Inilah yang akan dijawab melalui keterangan singkat ini; bahwa dari lima versi tersebut, versi kelima adalah keterangan yang paling akurat, yaitu: Syaikhona Muhammad Kholil lahir pada tahun 1252 H. Hal ini dibuktikan dengan beberapa manuskrip berikut;

Pertama, dalam salah satu manuskrip kitab Alfiyah Syaikhona Muhammad Kholil yang ditemukan di Mlonggo Jepara, Syaikhona Kholil menulis:
١٢٥٢ تاريخ ولادة الكاتب عفا الله عنه آمين

(1252 Tahun lahirnya penulis ini. Semoga Allah memberi ampunan kepada-nya. Amin)

Di halaman lain, pada manuskrip yang sama, Syaikhona Kholil juga menulis tahun kelahiran beliau dengan abjad latin:
تاريخ ولادة الكاتب غفر الله ذنوبه وستر عيوبه
1252

(Kalender kelahiran penulis, semoga Allah mengampuni dosa-dosanya, dan menutupi aib-aibnya, adalah 1252)

Yang dimaksud al-Katib dalam manuskrip tersebut tak lain adalah Syaikhona Kholil sendiri. Manuskrip ini sampai sekarang ada di dzurriyah Kiai Nawawi Mlonggo Jepara, salah satu santri Syaikhona Kholil. Perihal penyebutan kata ganti orang ketiga dalam bahasa Arab di atas sudah lumrah menjadi tradisi salaf.

Kedua, dalam sebuah manuskrip yang ditulis oleh Sayyid Salim bin Jindan, salah seorang santri Syaikhona Kholil Bangkalan, beliau, Sayyid Salim, menulis:

محمد خليل بن عبد اللطيف البنكلاني ولد بسنة ١٢٥٢ ببندر بنكلان مدورا

(Muhammad Kholil bin Abdul Latif al-Bangkalani dilahirkan tahun 1252 di pesisir Bangkalan Madura)

Ketiga, manuskrip tentang biografi Syaikhona Kholil yang ditulis oleh Syaikh Yasin bin Isa al-Fadani (Syaikh Yasin Padang) beliau menerangkan:

ولد ليلة الخميس ٩ صفر سنة ١٢٥٢ (غرنب) بمدينة بنكلان عاصمة جزيرة مادورا

(Tempat lahir dan tumbuhnya, (beliau) dilahirkan malam Kamis 9 Shofar tahun 1252 (غرنب) di kota Bangkalan daerah pulau Madura).

Kata غرنب merupakan kata lain dari angka 1252. Penomoran ini disebut hisabul jumal (sistem bilangan abjad) yaitu sistem angka atau penomoran yang menggunakan ke-28 abjad Arab untuk melambangkan nilai-nilai numerik.

Keempat, adalah manuskrip Kiai Ahmad Qusyairi bin Shiddiq yang juga merupakan santri Syaikhona Muhammad Kholil asal Pasuruan. Yaitu dalam manuskrip kitab As-Silah fi Bayan al-Nikah karya Syaikhona Muhammad Kholil yang ditahqiq oleh Kiai Qusyairi. Beliau menulis:

هذا كتاب السلاح في بيان النكاح تأليف من هو في علم النحو نحو سبويه وفي الفقه مثل الإمام النواوي وفي الولاية والكشف والكرامات مثل القطب الجيلاني بل وفي سنه أيضا فإنه رضي الله عنه وعنهم ولد في نرغب ومات في كمال

(Ini adalah kitab as-silah fi bayan al-nikah, karangannya seorang yang dalam ilmu nahwu layaknya Imam Sibawaih, dalam fiqh bagaikan Imam Nawawi dan dalam kewalian, kasyf dan karamah layaknya wali al-Qutb al-Jaylani, bahkan pula usianya. Sesungguhnya beliau dilahirkan di نرغب dan wafat di كمال)

Sebagaimana masyhur bahwa pengarang kitab As-silah fi Bayan al-Nikah adalah Syaikhona Muhammad Kholil. Dalam hisab al-Jumal: Nun = 50, Ra’ = 200, Ghain = 1000 dan Ba’ = 2. Kalau ditambahkan totalnya menjadi 1252.

Dari beberapa manuskrip di atas, sebagai rujukan primer dalam data kelahiran Syaikhona Muhammad Kholil, menuliskan angka yang sepadan, yaitu 1252 H. Tepatnya pada (Rabu) malam Kamis tanggal 9 Shofar. Kalau dikonversi menjadi hitungan Masehi, maka bertepatan dengan Rabu, 25 Mei 1835 M.

Syaikhona Muhammad Kholil wafat pada Kamis, 29 Ramadhan 1343 H. atau bertepatan dengan 23 April 1925 M.

*Ditulis oleh Utsman Hasan, Lajnah Turots Ilmi Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan

Leave a Reply

Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124