Pameran Sejarah dan Turots Syaikhona; Potret Sumbangsih Syaikhona terhadap Peradaban Ilmu Bangsa dan Dunia

Pameran Sejarah, Karya, dan Turots Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan akan segera digelar pada Senin (07/06) di Hotel Ningrat Bangkalan oleh tim Lajnah Turots Ilmi Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan

“Sebenarnya, untuk persiapan materi, kami bukan hanya mempersiapkan sejak dua atau tiga bulan yang lalu, melainkan mulai dari jauh-jauh hari, sepanjang bulan, sepanjang tahun, atau bahkan sejak Lajnah Turots ini berdiri, materi tentang Syaichona sudah dicari dan divalidasi. Tetapi, untuk persiapan administrasi pameran, kami baru memulai tiga bulan yang lalu, mulai dari membentuk kepanitiaan, diskusi intens dengan beberapa pondok pesantren, utamanya pondok yang keturunan atau dzurriyah Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan. Persiapan sudah 80 % siap” tutur Bpk. Ahmad Mujelli, Sekretaris Pelaksana Pameran kepada Reporter turots.id

Pria yang juga berprofesi sebagai dosen itu melanjutkan penuturannya perihal latar belakang adanya inisiatif pameran karya Syaikhona “Berawal dari sebuah panggilan khidmah, serta kegelisahan Ketua Lajnah Turots Ilmi Syaikhona Muhammad Kholil: Lora Usman Hasan terhadap masyarakat yang menggandrungi sosok karismatik Syaikhona Muhammad Kholil yang lebih pada karomahnya, lebih pada nuansa mistis atau supranatural, padahal, menurut penelusuran Lajnah Turots Ilmi Syaikhona Muhammad Kholil mendapatkan data dan fakta bahwa Syaikhona Muhammad Kholil itu mempunyai banyak karya yang melimpah dan karunia ilmu yang luar biasa. Nah, inilah salah satu faktor yang melatar belakangi tim Lajnah membuat pameran karya Syaikhona untuk menampilkan karya dan sosok Syaikhona pada publik bahwa sumbangsih Syaikhona terhadap dunia pendidikan sangat luar biasa, metode pengajaran, santri, guru, dan hal ihwal ilmu beliau perlu kita tau dan kita teladani. Sekali lagi, sumbangsihnya Syaikhona tidak hanya di dalam keilmuan nusantara, bahkan dunia”

Pada kesempatan yang sama, Ketua Lajnah Turots Ilmi Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan berharap ada pencerahan dari adanya pameran karya yang akan digelar dalam waktu dekat ini “Kami berharap mindset tentang Syaikhona di masyarakat tercerahkan. Karena generasinya sudah hampir satu abad. Dan santri-santri Syaikhona sudah wafat semua. Jadi, sosok se alim serta se besar beliau itu harus kita muliakan dan kita hadirkan. Salah satu dari kita memuliakan beliau dengan menggambarkan sejarah dan membaca kitab-kitabnya” ungkap Lora Usman Hasan

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.